MENGAPA HARGA MINYAK DUNIA JATUH ?


Bank Amerika Serikat yang paling berpengaruh di perdagangan komoditi Goldman Sachs memprediksi bahwa harga minyak akan terus turun. Seperti yang dikutip Reuter Selasa 12 Januari 2014, analis perdagangan minyak Goldman Sachs, Jeffrie Currie, memperkirakan dalam jangka pendek harga minyak akan turun hingga mencapai US $ 30 per dollar per barel sebelum mengalami rebound.

Faktor yang Menyebabkan Harga Turun

Pada prinsipnya, harga minyak dunia dipengaruhi oleh dua hal, pertama : aktual supply dan demand, yang kedua karena sifat perdagangannya maka harga minya dipengaruhi oleh ekspektasi.

Dari sisi demand, kondisi ekonomi yang lesu ditambah dengan mitigasi penggunaan minyak bumi ke sumber energi lain, menyebabkan permintaan menurun. Pada sisi supply, negara penghasil minyak besar Iran dan Libya yang sedang mengalami gejolak politik, dinilai pasar tidak akan mempengaruhi output-nya yang mencapai 4 juta barrel per hari.

Disisi lain, Amerika Serikat yang sekarang menjelma menjadi produsen minyak terbesar dunia, telah memiliki stok minyak yang besar. Sementara Arab Saudi (menghasilkan 10 juta berel per hari) dan sekutu teluknya telah sepakat untuk tidak mengorbankan pangsa pasar dengan cara menurunkan produksinya. Arab Saudi dan sekutu teluknya takut, bila mereka menurunkan produksinya, maka pasar akan beralih ke Iran dan Rusia, keputusan yang sangat tidak diharapkan.

Turunnya Harga Minyak, Menguntungkan atau Merugikan ?

Secara global, turunnya harga minyak akan merugikan negara-negara produsen minyak.

Menurut Badan Energy Information Administration AS, harga minyak di bawah $ 60 per barel menempatkan sektor perminyakan AS pada posisi sulit, pilihannya adalah : menarik saham dari industri perminyakan atau terus berproduksi dengan harapan satu saat harga akan naik kembali. Kedua pilihan akan mengorbankan aktivitas pengeboran minyak : mengurangi pekerja tambang, mengurangi investasi dan mengurangi dividen.

Bagi negara-negara Eropa bukan produsen minyak, turunnya harga minyak akan menyebabkan turunya biaya produksi, sementara bagi kosumen individu akan menambah uang ekstra disaku mereka. Bila strategi pemimpin mereka tepat, maka negara-negara tersebut akan mengalami lonjakan ekonomi.

—————-

Januari 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: