PELURU KENDALI K-77 M PENGHANCUR JET TEMPUR GENERASI KE 5


Amerika Serikat kelihatannya harus mendesain ulang pesawat jet tempur generasi ke 5-nya.  Dengan diluncurkannya produk peluru kendali udara ke udara ‘absollutly killer” K-77M  produksi GosMKB Vympel dan dilengkapi dengan AESA dari biro Detal, membuat peluru kendali ini tidak akan pernah luput menghancurkan pesawat target.

Untuk bisa survive, pesawat AS harus lebih stealth dan harus dilengkapi dengan system radar jamming yang lebih canggih.

K-77M, Peluru Kendali “Absolutely Killer”

Pilot pesawat tempur AS akan mudah dirontokkan saat dog fight dengan pesawat tempur Rusia yang dilengkapi peluru kendali “pintar” K -77 M, walaupun pilot AS menggunakan pesawat F-35 sekalipun.

Berbeda dengan peluru kendali “tradisional”, biasanya dilengkapi dengan antenna radar mekanis kecil yang ditanam dihidung peluru kendali, mempunyai kelemahan pada detik terakhir sebelum peluru kendali menyentuh target. Gerakan menghindar secara angular yang dilakukan oleh pesawat target – terutama ketika sudut pergerakan antenna peluru kendali sudah demikian dekat dengan target – membuat kemampuan radar menjadi menghilang – yang menyebabkan kemampuan peluru kendali untuk mengunci sasaran juga menjadi hilang.

Dengan kata lain, ketika pilot melakukan putaran cepat sebelum peluru kendali mengenai pesawat, maka pilot tersebut mempunyai kesempatan untuk menghilang dari tangkapan radar di hidung peluru kendali. Ini yang menjelaskan mengapa radar pada peluru kendali udara ke udara memiliki hit rate yang rendah.

Berbeda dengan peluru kendali K-77M, dilengkapi dengan Active Electronically Scanned Array Radar (AESA), pada moncong K-77M, hasil desain dari biro Detal.  AESA merupakan radar yang dilengkapi  dengan ratusan – individual array cell digital, yang mempunyai kemampuan mengendus sasaran dengan kecepatan cahaya.

Setiap sel hanya menangkap satu sinyal, tetapi ketika diproses secara digital, informasi dari semua sell merupakan “full picture” , termasuk didalamnya kemampuan K-77 M dalam menangkap gerakan berputar tajam dari pesawat target. AESA dikendalikan secara elektronik, sehingga dapat di-adjust  beberapa ribu kali dalam satu detik. Ini berarti AESA akan tetap mengunci sasaran walaupun sasaran melakukan gerakan menghindar – berputar tajam.

GosMKB Vympel

GosMKB Vympel adalah sebuah biro di Rusia yang bertugas men-desain peluru kendali udara ke udara (air-to-air missile) yang mendapat tugas untuk membuat peluru kendali bagi pesawat tempur generasi ke 5 Sukhoi PAK FA (Perspektivny Aviatsionny Kompleks Frontovoy Aviatsii atau Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation)

Pada tahun 2010, Vympel berhasil mengembangkan peluru kendali jarak dekat Izdeliye 760 – yang  merupakan modernisasi dari peluru kendali R-73. Modernisasi berupa penambahan inertial flight control system dan course correction receiver, perbaikan pada mesin roket dan dibekali dengan berbagai alat pencari infra merah.

Izdeliye 760 diperkirakan merupakan tandingan dari peluru kendali ASRAMM (Advanced Short Range Air-to-Air Missile) dan Sidewinder AIM9X

Tiga tahun terakhir, generasi terbaru peluru kendali jarah dekat K-MD (dikenal sebagai Izdeliye 300) sudah digunakan. Bila dibandingkan dengan Izdeliye 760, peluru kendali ini memiliki jangkauan yang lebih jauh dan dapat di luncurkan dari berbagai arah, yang paling penting lebih resisten terhadap jamming. K-MD dilengkapi dengan alat pencari infra merah terbaru yang mampu mengidentifikasi target dan memiliki kemampuan mengingat image yang ditangkap. Peluru kendali ini juga dilengkapi dengan warhead terbaru, dan disempurnakan dengan bentuk yang aerodinamis.

Peluru kendali Rusia yang paling baru adalah peluru kendali udara ke udara R-77 (Izdeliye 170) dan derivative untuk ekspornya dikenal dengan RVV-AE (Izdeliye 190).  Rusia juga mengembangkan Izdeliye 170-1 (K-77-1) dan Izdeliye 180 (K-77M). Perubahan yang mencolok dari Izdeliye 180 dibandingkan dengan R-77/RVV-AE adalah penggantian pada sirip yang biasanya digunakan untuk mengendalikan pesawat terbang. Tujuannya adalah untuk mengurangi drag. Peluru kendali ini dapat diinstall radar pencari jejak  dan dilengkapi dengan pulse solid-propellant engine. Daya jelajah maksimun mencapai  2 – 3.5 kali peluruh kendali Izdeliye 170 (R77), tergantung pada ketinggian peluncuran.. Izdeliye 180 diperkirakan lebih baik daripada peluru kendali AMRAAM AIM-120C7.

———————

16 Desember 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: