SEPATU SONTOLOYO….


Sepatu adalah alas kaki. Membungkus kaki, agar kaki tidak langsung menginjak kerikil tajam yang menyakitkan atau kotoran yang bau dan menjijikkan.

Oleh sebab itu, semahal-mahalnya sepatu, baik sepatu baru atau sepatu yang sudah kusam akan selalu berada di “tataran” paling bawah : melindungi si-empunya kaki. Entah itu melindungi kaki anak sekolah, wartawan atau seorang presiden sekalipun…

Tapi apa jadinya bila sepatu yang berada pada posisi “hina” dilemparkan ke kepala seorang Presiden negara adi daya seperti Amerika Serikat ?

Bukan berarti sepatu sontoloyo tersebut telah mbejujak, telah “kurang ajar” naik peringkat ketataran yang lebih tinggi, ke kepala seorang manusia yang kebetulan menjabat Presiden di negara adi daya Amerika Serikat.  Bahkan, andaipun sepatu itu bertengger di kepala siapapun, sepatu tetap adalah sepatu. Sepatu hakekatnya adalah pelindung kaki, tempatnya ya di telapak kaki. Sedangkan kepala tetap eksis  berada di atas – diposisi yang luhur dan tidak akan pernah memakai sepatu untuk melindungi kepala.

Itu sebabnya, Presiden Bush berhasil dengan “sukses” menghindar lemparan sepatu wartawan Irak Az – Zaidi hari Minggu 14 Desember lalu. Presiden Bush memahami  sepenuhnya bahwa sepatu adalah sepatu : sepatu letaknya dibawah – dikaki, bukan diatas kepala. Sepatu melindungi kaki dari kerikil yang tajam dan kotoran yang bau dan menjijikan.

Presiden Bush pasti paham, bila sepatu mengenai kepalanya itu berarti bukan saja penghinaan besar terhadap eksistensi manusia tetapi juga penghinaan besar terhadap negara adi daya Amerika Serikat. Dan untunglah, Presiden Bush mempunyai pemahaman kuat tentang itu….

Desember, 24 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: