<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Green Line Rancage</title>
	<atom:link href="http://dimastidano.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dimastidano.wordpress.com</link>
	<description>Rancage dalam bahasa Sunda berarti : kreativitas. Berarti : Kreativitas penuh damai.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 16:29:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dimastidano.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Green Line Rancage</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dimastidano.wordpress.com/osd.xml" title="Green Line Rancage" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dimastidano.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>FILOSOFI EKONOMI DALAM PENENTUAN UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR)</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/filosofi-ekonomi-dalam-penentuan-upah-minimum-regional-umr/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/filosofi-ekonomi-dalam-penentuan-upah-minimum-regional-umr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 16:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[Bukan suatu pekerjaan mudah untuk menentukan besaran Upah Minimum Regional (UMR). Setidaknya ada dua kepentingan yang seharusnya tidak menjadi trade off satu dengan yang lain, ini yang menyebabkan masalah pengupahan disadari merupakan hal yang kritis dan rawan. Pada satu sisi, penentuan besaran UMR berhadapan dengan kelangsungan hidup buruh, upah merupakan hak buruh sebagai imbalan atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=625&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan suatu pekerjaan mudah untuk menentukan besaran Upah Minimum Regional (UMR). Setidaknya ada dua kepentingan yang seharusnya tidak menjadi <em>trade off</em> satu dengan yang lain, ini yang menyebabkan masalah pengupahan disadari merupakan hal yang kritis dan rawan.</p>
<p>Pada satu sisi, penentuan besaran UMR berhadapan dengan kelangsungan hidup buruh, upah merupakan hak buruh sebagai imbalan atas jasa dan/atau tenaga yang diberikan. Upah seharusnya dapat memenuhi kebutuhan hidup layak bagi buruh dan keluarganya.</p>
<p>Pada sisi lain berhubungan dengan kepentingan kelanjutan usaha para investor, pengusaha melihat upah sebagai komponen biaya produksi yang harus dikeluarkan. Tetapi, secara filosofis, kegiatan ekonomi seharusnya mempunyai tujuan mulia, yaitu untuk mencapai kesejahteraan bersama.</p>
<p>Baik buruh maupun pengusaha berusaha meraih kemakmuran ekonomi. Menurut filsuf Yunani, Plato, kemakmuran ekonomi hanya bisa dicapai melalui pembagian kerja yang adil. Keadilan sendiri harus bersifat istimewa, karena didalamnya terdapat pengakuan dan penghormatan terhadap hak individu.</p>
<p>Dalam gagasannya, pembagian kerja diberlakukan karena adanya bakat dan kemampuan dari masing-masing individu. Plato memberi contoh : golongan produksi harus menjalankan roda perekonomian, golongan tentara bertugas menjaga keamanan, sedangkan pemimpin harus menjaga kesimbangan antara  fungsi-fungsi dalam masyarakat.</p>
<p><strong>Filisofis Penentuan Upah</strong></p>
<p>Bagaimana upah buruh ditentukan secara objektif ? Kajian Karl Marx, mungkin yang paling terkenal.  Dalam gagasannya, nilai tenaga kerja adalah jumlah nilai semua barang yang perlu dibeli oleh seorang buruh agar dapat hidup,  dapat memulihkan tenaga dan memperbaruinya dan mengantikannya kalau sudah tidak mampu bekerja lagi. Termasuk didalamnya adalah pengertian besaran upah untuk dapat membesarkan anak-anaknya  yang pada suatu saat menggantikannya bila si buruh tidak mampu lagi bekerja.</p>
<p>Aristoteles (filsuf Yunani) mendefinisikan kebutuhan mendasar manusia adalah semua kebutuhan dasar yang menyangkut dimensi manusia meliputi kebutuhan material, kesehatan, kebutuhan sosial (diterima masyarakat) hingga kebutuhan untuk meng-aktulisasi sebagai manusia. Implikasinya adalah setiap manusia berhak untuk secara leluasa mengambil inisiatif untuk memenuhi kebutuhannya.</p>
<p>Hak pemenuhan kebutuhan hidup didasarkan pada fakta bahwa manusia adalah mahluk biologis yang memiliki kebutuhan dasar biologis meliputi kecukupan makanan, perlindungan, pakaian, perawatan medis dan pendidikan.</p>
<p>Ditinjau dari sisi pengusaha &#8211;  Marx berdasarkan pengalaman pribadinya menjadi wartawan  dalam masa suram kaum buruh industri di Inggris abad 19, mengkritik para pengusaha saat itu. Menurutnya, rasionalitas pengusaha saat itu semata-mata hanya didorong oleh  perhitungan untung dan rugi,  yaitu doktrin berusaha meminimalisasi biaya yang dikeluarkan dan memaksimalkan keuntungan. Dengan latar belakang motivasi ini, pengusaha berusaha menggunakan sarana produksi dan tenaga manusia (dalam hal ini buruh), untuk mencapai surplus nilai (<em>surplus-value</em>).</p>
<p>Dalam logika Marx seperti yang tertuang dalam buku Das Kapital, untuk memenangkan persaingan bisnis, pengusaha harus terus membuat produksinya lebih murah dibanding kompetitor dengan jalan meningkatkan produktivitas dan menekan buruh supaya terus bekerja keras, diantaranya dengan cara memperpanjang jam kerja buruh.</p>
<p>Motivasi pengusaha disebabkan oleh sifat destruktif dari suatu kompetisi usaha, yang dicirikan dari pengabaian atas penghargan terhadap tenaga kerja dan lingkungan. Dalam hal ini, pengusaha dimasukkan kedalam jenis <em>homo economicus</em> yang semata-mata menggunakan akal sehatnya untuk mendapatkan keuntungan sendiri.</p>
<p>Ini bertolak belakang bahwa manusia seharusnya menggunakan akal sehatnya untuk membangun kebahagiaan banyak orang.  Sifat ini timbul akibat lemahnya negara dalam mengatur mekanisme pasar, sehingga tidak mampu menciptakan kompetisi yang sehat.</p>
<p>Peran pemerintah sebenarnya sudah diteliti jauh-jauh hari. Diantaranya, menurut Sismonde-penggagas ekonomi sosial yang hidup pada abad ke-19, tugas utama institusi pemerintah adalah menjadi pelindung orang miskin dan lemah dalam masyarakat melalui pengembangan prasarana umum dan memudahkan komunikasi dan mobilisasi fisik melalui pajak. Bagaimana dengan Indonesia ?</p>
<p><strong>Hubungan Industrialisasi Pancasila</strong></p>
<p>Landasan konstitusional dan operasional pembangunan nasional di Indonesia mengamanatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dengan memberikan hak seluruh warga untuk memperoleh pekerjaan dan  kehidupan yang layak bagi kemanusiaan.</p>
<p>Secara filosofis dapat diartikan bahwa upah sebagai sumber penghidupan yang layak, ini mendasari penetapan UMR berdasarkan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL), yang merupakan perkembangan maju dari standar Kebutuhan Hidup Minimum (KHM, hanya mengacu pada standar kebutuhan hidup yang minimum).</p>
<p>Sistem pengupahan di Indonesia, diwujudkan dalam suatu sistem yang khas Hubungan Industiral Pancasila (HIP). Dalam HIP, kepentingan pengusaha dan buruh diwujudkan dalam suatu musyawarah. Ini berarti HIP memberikan kedudukan (<em>bargaining power</em>) yang seimbang antara pengusaha dan buruh.</p>
<p>Dalam HIP, kedudukan pengusaha dan buruh adalah <em>partnership</em> yang seharusnya saling memahami dan menghormati, mengingat kedua-duanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam berproduksi.  HIP meletakkan hubungan ideal antara pengusaha dan buruh sebagai hubungan yang harmomis</p>
<p>Pemerintah berkepentingan terhadap masalah upah, karena upah merupakan sarana pemerataan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus terkait dengan kemajuan perusahaan yang nantinya berpengaruh pada perkembangan perekonomian nasional atau daerah.</p>
<p>Dalam era globalisasi, pemerintah harus mengakomodasi tekanan internasional terhadap kebijakan pemerintah yang berkenanaan dengan masalah humanisme.  Sebagai contoh aktual adalah : isu ancaman pembatalan fasilitas bea masuk (Generalized  System of Preferences – GSP) oleh Pemerintah dan Parlemen Amerika Serikat pada tahun 1993 terhadap bea masuk produk-produk ekspor Indonesia ke Amerika Serikat.  Ancaman tersebut berkaitan dengan perlindungan hak-hak buruh dan praktek buruh anak di Indonesia.</p>
<p>Pemerintah dituntut berperan untuk menengahi konflik kepentingan antara buruh dan pengusaha dengan cara membuat aturan permainan dan mengatur kompromi diantara pihak-pihak berkepentingan. Dengan demikian pada hakekatnya, dalam kerangka Hubungan Industrial Pancasila (HIP), kebijakan UMR merupakan titik keseimbangan sebagai hasil musyawarah bagi pihak-pihak yang berkepentingan.</p>
<p>-selesai-</p>
<p>Terbanggai Besar, 15 Nopember 2011.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/625/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=625&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/filosofi-ekonomi-dalam-penentuan-upah-minimum-regional-umr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INFLASI TANGGUNG JAWAB SIAPA ?</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/inflasi-tanggung-jawab-siapa/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/inflasi-tanggung-jawab-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 16:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofyan Wanandi menyatakan bahwa inflasi tahunan sebesar 7,02 % dan inflasi Januari 2011 sebesar 0.89 % akan menyebabkan daya beli masyarakat dari kelompok buruh berpendapatan tetap akan terus merosot. “Daya beli buruh akan semakin turun akibat kenaikan harga-harga bahan  pokok sehingga upah riil mereka akan terus merosot” katanya kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=632&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofyan Wanandi menyatakan bahwa inflasi tahunan sebesar 7,02 % dan inflasi Januari 2011 sebesar 0.89 % akan menyebabkan daya beli masyarakat dari kelompok buruh berpendapatan tetap akan terus merosot.</p>
<p>“Daya beli buruh akan semakin turun akibat kenaikan harga-harga bahan  pokok sehingga upah riil mereka akan terus merosot” katanya kepada sebuah harian nasional pada awal Februari 2011.</p>
<p>Pesan yang ingin disampaikan adalah : inflasi yang tinggi menyebabkan berkah kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) tahun 2011 seakan menjadi tidak berarti bagi buruh.</p>
<p>Secara sederhana inflasi diartikan sebagai meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus. Kenaikan harga-harga tentu saja berkaitan dengan mekanisme pasar yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti : konsumsi masyarakat yang terus meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, termasuk disebabkan oleh ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain inflasi berarti menurunnya nilai mata uang secara kontinyu.</p>
<p>Pada awal bulan Februari 2011, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga dari 6.5 % menjadi 6.75 %, salah satu alasannya adalah sebagai keputusan antisipatif dalam rangka mengendalikan ekspektasi inflasi yang mulai meningkat. Ekspektasi peningkatan inflasi terutama dipicu oleh harga komoditas makanan yang berfluktuasi dan kecenderungan naiknya harga minyak dunia akibat perkembangan geopolitik yang dinamis.</p>
<p>Alasan lain Bank Indonesia menaikkan suku bunganya adalah untuk stabilitas nilai tukar rupiah, untuk mencegah kaburnya aliran modal keluar negeri (outflow) akibat kekhawatiran pelaku pasar melihat peningkatan inflasi di Indonesia.</p>
<p>Sebenarnya tugas untuk ”menjaga” inflasi agar tetap pada koridornya adalah tugas Bank  Indonesia, tentu saja dengan berkordinasi dengan pemerintah. Sasaran inflasi yang telah ditetapkan dalam Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dan Pemerintah untuk tahun 2011 adalah sebesar 5 % dengan deviasi  ±1%.</p>
<p><strong>Inflasi yang diharapkan</strong></p>
<p>Katakanlah inflasi yang diharapkan adalah sebesar 3 -5 % seperti yang pernah dikemukakan oleh Sri Mulyani saat menjabat Menko Perekonomian. Sri Mulyani saat memaparkan evaluasi ekonomi 2008 dan proyeksi 2009 di Gedung Depkeu, mengatakan bahwa untuk mampu bersaing di tingkat global, Indonesia perlu menekan inflasi ke tingkat 3 – 5 % per tahun.</p>
<p>Jika pemerintah menjaga inflasi (yang diharapkan) sebesar 3 – 5% per tahun, walaupun secara teori, bahwa harga barang ditentukan oleh jumlah uang yang beredar dan (didorong oleh) permintaan uang, tetapi bisa diartikan bahwa harga barang juga naik secara konstan sebesar 3 – 5% per tahun.</p>
<p>Pada kondisi normal, dengan mengacu pada teori Fisher (Fisher equation), maka dapat dihitung bahwa suku bunga nominal (<em>nominal interest rate</em>) yang dibayarkan perbankan akan berada diatas angka inflasi setelah ditambah suku bunga riil (<em>real interest rate</em>).</p>
<p>Penjelasannya adalah sebagai berikut, bila kita menabung di bank dengan suku bunga 8%, sebenarnya tidak berarti uang kita bertambah sebanyak 8 % pertahun, karena harus dipotong oleh inflasi yang berlaku saat itu, misalnya 5 %.  Inilah yang disebut suku bunga riil, yang berarti secara riil pertambahan hanya sebesar 3 %.</p>
<p>Pada kenyataannya, suku bunga perbankan dipengaruhi oleh suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Pemerintah tentu saja sangat berkepentingan untuk tetap menekan suku bunga perbankan tetap rendah agar sektor riil sebagai motor pertumbuhan ekonomi bisa berputar.</p>
<p>Suku bunga yang tinggi juga dapat menjadi ancaman dalam pengendalian inflasi. Logikanya adalah bila suku bunga tinggi maka biaya produksi yang digerakkan oleh kredit perbankan juga akan meningkat, yang pada akhirnya akan menyebabkan harga jual output di pasar juga akan meningkat. Maka secara tidak langsung akan menyebabkan tekanan pada inflasi.</p>
<p><strong>Ancaman lain</strong></p>
<p>Pengalaman menunjukkan, ketika terjadi krisis moneter yang menyebabkan nilai tukar rupiah terdepresiasi secara tajam terhadap dollar Amerika Serikat, maka pada saat itu terjadi lonjakan harga barang-barang impor, terutama yang termasuk dalam kriteria barang modal hingga barang bahan baku bagi sektor riil di Indonesia.</p>
<p>Saat itu lonjakan harga barang-barang impor bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu akibat depresiasi nilai tukar rupiah dan naiknya harga barang-barang tersebut di negara asalnya.</p>
<p>Ketika output produksi dijual di dalam negeri Indonesia, maka harga jual baik secara langsung maupun tidak langsung menjadi sedemikian tinggi. Saat itu angka inflasi di Indonesia melonjak tajam. Inflasi jenis ini dinamakan <em>imported inflation</em>.</p>
<p>Krisis moneter telah memberikan pelajaran yang berharga bagi Pemerintah untuk tetap konsentrasi pada satu tujuan yaitu mencapai dan menjaga kestabilan nilai rupiah, baik kestabilan terhadap harga barang dan jasa (inflasi) maupun kestabilan terhadap nilai tukar valuta asing (kurs).</p>
<p>Bila Pemerintah mampu mengendalikan tingkat inflasi sesuai dengan target yang diharapkan, berarti pemerintah memiliki kredibilitas yang dapat diandalkan. Masyarakat dan pelaku ekonomi kemudian akan menggunakan target inflasi yang telah ditentukan sebagai <em>nomimal anchor</em>, terutama dalam merencanakan kegiatan bisnis yang lebih baik sehingga pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja akan berada pada jalur yang optimal.</p>
<p>Inflasi merupakan fenomena moneter, kata Milton Friedman sang peraih Hadiah Nobel dalam ilmu ekonomi tahun 1976. Inflasi dimanapun dan kapanpun tetap menjadi sebuah fenomena, yang harus menjadi prioritas dalam penanganan moneter terutama berkaitan dengan dampaknya yang luas terhadap ekonomi makro Indonesia.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Terbanggi Besar, Februari 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=632&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/inflasi-tanggung-jawab-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANCAMAN PERLAMBATAN PERTUMBUHAN EKONOMI LAMPUNG</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/ancaman-perlambatan-pertumbuhan-ekonomi-lampung/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/ancaman-perlambatan-pertumbuhan-ekonomi-lampung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 16:15:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[LAMPUNG]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari  terakhir headline di Lampung Post membuat miris para stakeholder bidang perekonomian di Propinsi Lampung. Kita simak berita tanggal 6 Juni 2011 : “Ekspor Udang Lampung Turun”. Realisasi ekspor udang beku Lampung terus menurun sejak  awal 2011. Menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Lampung,  kebijakan PT Aruna Wijaya Sakti (AWS) menghentikan sementara produksinya turut memperparah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=628&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari-hari  terakhir headline di Lampung Post membuat miris para stakeholder bidang perekonomian di Propinsi Lampung.</p>
<p>Kita simak berita tanggal 6 Juni 2011 : “Ekspor Udang Lampung Turun”. Realisasi ekspor udang beku Lampung terus menurun sejak  awal 2011. Menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Lampung,  kebijakan PT Aruna Wijaya Sakti (AWS) menghentikan sementara produksinya turut memperparah ekspor udang asal Lampung. Penutupan tersebut diperkirakan akan menurunkan ekspor udang hingga 20 ribu ton.</p>
<p style="text-align:justify;">Headline tanggl 10 Juni 2011 dengan judul : “PHK Ancam Buruh Peternakan”.  Diberitakan bahwa ribuan pekerja peternakan sapi (feedloter) di Lampung terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) jika Australia menghentikan ekspor sapi hingga enam bulan mendatang.</p>
<p>Berita lain tertanggal 11 Juni 2011 : “SPBU kehabisan Stok Premium”. Memberitakan kekosongan premium yang kembali terjadi di Bandarlampung. Menurut Kepala Pertamina Depot Panjang Hamid Dude, kekosongan stok premium di SPBU kemungkinan disebabkan karena SPBU sudah menjual melebihi jatah kuota yang sudah ditentukan.</p>
<p>Tingginya pertumbuhan  jumlah kendaraan bermotor di Lampung, dituding sebagai penyebab dari cepat habisnya jatah kuota yang disalurkan oleh pihak Pertamina.</p>
<p><strong>Inflasi dan Pengangguran</strong></p>
<p>Kinerja perekonomian diantaranya diukur dari tingkat inflasi dan  pengangguran.  Dalam jangka pendek, dapat dikatakan bahwa tingkat inflasi mempunyai korelasi negatif   terhadap tingkat pengangguran. Teori kurva Philip yang terkenal akan menjelaskan hal ini. Bila inflasi tinggi maka pengangguran (dalam hal ini tingkat pengangguran alamiah) akan rendah, bila pengangguran tinggi maka inflasi akan rendah.</p>
<p>Kasus penghentian produksi PT AWS yang selain berefek pada berkurangnya devisa akibat turunnya target ekspor udang, juga berpengaruh pada perekonomian para petambak karena para petambak kehilangan mata pencahariannya. Ancaman pemerintah Australia untuk mengekspor sapi akan menghentikan aktivitas produksi perusahaan feedloter, akan menimbulkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).</p>
<p>Dilain pihak secara teoritis inflasi tidak bisa dihentikan karena mempunyai sifat inersia (<em>inflation inertia</em>). Inflasi akan cenderung terus bergerak keatas. Pada suatu kondisi tertentu, konon hanya resesi dan tingkat pengangguran yang tinggilah yang bisa mengerem laju inflasi.</p>
<p>Laporan kajian ekonomi regional Provinsi Lampung periode triwulan pertama tahun 2011 dari Bank Indonesia, melaporkan bahwa secara tahunan, inflasi Lampung pada triwulan pertama tahun 2011 mencapai 10,99 %, berada pada urutan kedua tertinggi di wilayah Sumatera dan nasional. Sedangkan jumlah pengangguran (mengutip data BPS), apabila dibandingkan Februari 2010, jumlah  pengangguran turun sebesar 9,84%.</p>
<p><strong>Ancaman Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
<p><strong></strong>Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu<strong> </strong>pada akhir tahun 2010 sebenarnya sudah memberikan sinyal peningkatan laju inflasi akibat kelangkaan BBM. Dalam laporannya, kelangkaan BBM bersubsidi di beberapa wilayah di Indonesia serta wacana penghapusan BBM bersubsidi bagi kendaraan pribadi telah menyumbang kenaikan inflasi.</p>
<p>Salah satu penjelasannya adalah bahwa  kelangkaan BBM menjadi pendorong utama keputusan peningkatan harga ditingkat pedagang. Pedagang dalam menentukan harga juga cenderung asimetris dalam menggunakan informasi untuk menaikan dan menurunkan harga. Akibatnya pada masyarakat, kelangkaan BBM akan memukul kehidupan masyarakat sehari-hari dan menyebabkan daya beli masyarakat menurun.</p>
<p>Melihat realisasi inflasi Propinsi Lampung cukup tinggi pada triwulan pertama (10,99 %, berada pada urutan kedua tertinggi di wilayah Sumatera dan nasional), ditambah dinamika ekonomi seperti kasus AWS, pelarangan ekspor sapi oleh pemerintah Australia dan kelangkaan BBM, yang sifatnya berupa kejutan non-fundamental, maka ekspektasi inflasi diperkirakan akan terus meningkat pada periode mendatang.</p>
<p>Dilain pihak, penghentian produksi AWS maupun berhentinya aktivitas perusahaan feedloter akibat tidak mendapat suplay sapi bakalan dari Australia, diperkirakan akan menyebabkan naiknya angka pengangguran.</p>
<p>Ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi di Propinsi Lampung semakin nyata. Laporan kajian ekonomi regional Provinsi Lampung periode triwulan pertama tahun 2011 dari Bank Indonesia  menunjukkan pertumbuhan perekonomian yang melambat (6,38%) dibandingkan triwulan ke empat tahun 2010 yang tumbuh mencapai 6,95%.</p>
<p>Menjadi tugas yang cukup berat bagi semua pihak untuk bisa menyelesaikan permasalahan ekonomi seperti yang diuraikan diatas, agar perlambatan pada triwulan pertama tidak berlanjut hingga triwulan kedua, mengingat berdasarkan pengalaman pada triwulan ketiga biasanya inflasi akan naik  selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p>&#8212;&#8212;-Selesai &#8212;&#8212;-</p>
<p>Terbanggi Besar 16 juni 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/628/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/628/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=628&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2011/12/22/ancaman-perlambatan-pertumbuhan-ekonomi-lampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAISAR DAN GADIS KECIL</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/28/kaisar-dan-gadis-kecil/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/28/kaisar-dan-gadis-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 01:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[Ada satu malam yang gelap dalam cerpen yang ditulis Bernard Shaw, pemenang Nobel Kesusastraan tahun1926.  Dengan setting perang antara Perancis-Inggris melawan Jerman, sang maestro sastra dari kelahiran Irlandia bertutur tentang satire seorang Kaisar. …….. Terkadang, kalau ada granat cahaya yang terlalu dekat sehingga ia tampak terang, ia berhenti dan berdiri tegak sambil melipat tangannya. Setelah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=596&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada satu malam yang gelap dalam cerpen yang ditulis Bernard Shaw, pemenang Nobel Kesusastraan tahun1926.  Dengan setting perang antara Perancis-Inggris melawan Jerman, sang maestro sastra dari kelahiran Irlandia bertutur tentang satire seorang Kaisar.</p>
<p>……..</p>
<p>Terkadang, kalau ada granat cahaya yang terlalu dekat sehingga ia tampak terang, ia berhenti dan berdiri tegak sambil melipat tangannya. Setelah gelap kembali ia berjalan lagi,melangkah seperti orang yang angkuh, meskipun ia harus hati-hati menapakkan kakinya karena tanah penuh rongga dan kepingan-kepingan bom, dan jangan sampai mayat prajurit terinjak olehnya. Ia bersifat angkuh dan tinggi hati, karena  ia Kaisar Jerman.</p>
<p>“Bukan kehendakku menjadi kaisar. Kau yang membimbingku kearah itu, dan kau yang melarang aku berbuat seperti manusia biasa, sejajar denganmu. Maka sekarang kuperintahkan kau memperlakukan aku sebagai dewa, sebagaimana kau telah menjadikanku; tidak sebagai manusia biasa sebagaimana Tuhan menjadikanku”, damprat Kaisar kepada seorang prajuritnya yang sedang sekarat.</p>
<p>“Nah, tapi mengapa kau harus berdusta? Kata gadis kecil yang ditemuinya pada suatu malam.</p>
<p>“Aku harus begitu,”kata Kaisar.”Itulah kewajiban seorang Kaisar. Ia harus mau mengatakan sesuatu yang tak mungkin dipercaya oleh dirinya sendiri, ataupun oleh orang lain”.</p>
<p>Kehidupan sebenarnya penuh dengan symbol. Dan Bernard Shaw secara dramatis berhasil menokohkan sang Kaisar sebagai pemimpin yang angkuh dan penuh siasat. Gadis kecil yang membawa air minum yang dijumpainya pada malam-malam gelap mungkin simbolik dari rakyat kecil yang polos dan lugu. Masing-masing mempunyai peran dan alasan untuk memerankannya. Cerita antagonis disuatu sisi dan melankolis disisi lain adalah sebuah realita yang harus ada, dan harus ada yang memerankan.</p>
<p>Jika realita itu pernah ada di jaman Bernard Shaw, mungkin akan terjadi dalam jaman yang lebih absurd seperti  sekarang.</p>
<p>Pemimpin memang harus memiliki sifat yang unggul. Sifat itu selayaknya muncul dari dalam kerendahan hatinya. Sifat itu menjadi imaji yang terpancarkan dari sebuah ketulusan, bukan dari sebuah kesengajaan untuk mencitrakan kedalam tingkah laku sehari-hari. Pencitraan akan membuat rakyat kecil menjadi iba, karena dalam himpitan kemiskinan, mereka masih bisa menilai ketulusan seorang pemimpin.</p>
<p>”Kasihan”, kata gadis kecil. ”Aku kasihan padamu. Mudah-mudahan kau tidak mendapat luka. Tetapi jika kau terluka, kubawakan air nanti.”</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Sumber : Kaisar dan Gadis kecil, Antologi Cerpen Nobel, Penerbit Bentang</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/596/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=596&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/28/kaisar-dan-gadis-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKAL BULUS “SI GAYUS&#8221;</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/06/akal-bulus-%e2%80%9csi-gayus/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/06/akal-bulus-%e2%80%9csi-gayus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 06:52:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Memperhatikan sepak terjang Gayus, kita akan teringat kecerdikan Scapin dalam naskah drama yang legendaris karya Jean Baptiste Poquelin “Moliere” (1622-1673) : Akal Bulus Scapin.  “Yang Maha Kuasa rupanya sudah memberkati aku dengan kepintaran untuk menciptakan kelok-kelok manis fikiran, segala macam intrik yang halus, yang oleh orang-orang awam yang tidak tahu apa-apa di sebut akal bulus” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=591&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memperhatikan sepak terjang Gayus, kita akan teringat kecerdikan Scapin dalam naskah drama yang legendaris karya Jean Baptiste Poquelin “Moliere” (1622-1673) : Akal Bulus Scapin.</p>
<p> “Yang Maha Kuasa rupanya sudah memberkati aku dengan kepintaran untuk menciptakan kelok-kelok manis fikiran, segala macam intrik yang halus, yang oleh orang-orang awam yang tidak tahu apa-apa di sebut akal bulus” kata Scapin, si pelayan yang cerdik suatu ketika.</p>
<p>“Dan ku kira aku bisa mengatakan tanpa memuji-muji diri sendiri. Bahwa belum pernah orang melihat seorang tukang yang lebih pandai dari aku dalam menciptakan berbagai macam akal dan intrik. Seorang tukang yang bisa lebih berhasil dari aku dalam pekerjaan yang mulia ini”.</p>
<p>Dengan akal bulusnya, Scapin mengakui satu per satu kejahatannya terhadap tuannya. Dari menghabiskan sebotol anggur Spanyol, menilep arloji tuannya, hingga memukuli tuannya sendiri. Tapi semuanya berlalu tanpa ada hukuman dari tuannya.</p>
<p>Dalam naskah drama itu, Scapin “mengakali” setiap masalah dengan jenaka. Semua masalah adalah masalah kecil, masalah remeh baginya. Termasuk masalah hukum.</p>
<p>“Tidak, aku lebih baik mengadu ke pengadilan !”, teriak Argante sang tuan ketika menghadapi suatu masalah.</p>
<p>Tetapi Scapin memberi “nasehat panjang lebar tentang hukum” kepada tuan Argante :</p>
<p>“Oh, Tuan. Tuan tidak tahu apa yang Tuan katakan. Tuan mengambil keputusan yang salah. Pandanglah liku-liku jalan pengadilan, pertimbangkan berapa banyak banding dan tingkat jurisdiksi, bagaimana banyak prosedur yang membingungkan, berapa banyak binatang-binatang lahap yang genggamannya harus Tuan lalui – sersan-sersan, pokrol-pokrol, penasihat-penasihat, kerani-kerani, pelapor, hakim dan pembantu-pembantu mereka.</p>
<p>Semua mereka ini sanggup menghancurkan suatu perkara yang begitu baik, karena diberi uang sedikit. Seorang sersan akan menulis surat palsu dan Tuan akan di hukum berdasarkan itu tanpa Tuan ketahui. Pokrol Tuan berdamai dengan musuh Tuan lalu menjual Tuan dengan uang tunai. Penasihat hukum juga sudah dibeli sedemikian rupa, dia tidak akan berada  di tempat pada saat pembelaannya di perlukan atau ia akan memberikan alas an yang berbelit-belit dan tidak mengenai sasaran. Kerani akan membuat kalimat-kalimat dan ketentuan-ketentuan yang merugikan Tuan dengan membuat keteledoran, kerani pelapor akan mencuri dokumen-dokumen, atau pelapor itu sendiri akan mengatakan ia tidak melihat dokumen tersebut.</p>
<p>Dan sekiranya Tuan berhasil dengan jalan melakukan segala macam usaha untuk mengelakkan ini, Tuan akan terheran-heran karena hakim-hakim Tuan telah di hasut memusuhi Tuan oleh orang-orang alim atau oleh perempuan-perempuan yang mereka cintai. Oh, Tuan, sekiranya bisa, jauhkan diri Tuan dari neraka itu.</p>
<p>Terlibat pengadilan di dunia ini sudah sama artinya dengan di jatuhi hukuman. Sekarang ini, baru ingat saja pada suatu perkara, sudah cukup buat aku melarikan diri ke Hindia”.</p>
<p>Coba perhatikan Gayus, wajah innocent tetapi ada kejenakaan dimatanya. Ruang sidang menjadi panggung drama dengan cerita bergenre tragedi – komedi. Gayus menyingkap fakta selembar demi selembar tragedi hukum di Indonesia. Setiap lembar membuat gemetar para pejabat hukum dan pejabat pemerintah.</p>
<p>Bagi para pemangku hukum di Indonesia, kasus Gayus mungkin sebuah tragedi. Tetapi bagi banyak orang seperti menonton sandiwara komedi. Kita mentertawakan kesemrawutan hukum di Indonesia yang diurai helai demi helai oleh seorang Gayus &#8211; yang terlihat innocent.</p>
<p> Kita tertawa tetapi sebenarnya menangis.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Note  : Lakon Akal Bulus Scapin terjemahan Asrul Sani.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/591/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/591/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=591&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/06/akal-bulus-%e2%80%9csi-gayus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ESCAPE FROM ALCATRAZ, KISAH SUKSES PELARIAN DARI PENJARA ALCATRAZ. BAGAIMANA DENGAN INDONESIA ?</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/04/escape-from-alcatraz-kisah-sukses-pelarian-dari-penjara-alcatraz-bagaimana-dengan-indonesia/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/04/escape-from-alcatraz-kisah-sukses-pelarian-dari-penjara-alcatraz-bagaimana-dengan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 09:11:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Frank Lee Morris, sosok yang menjadi legenda pelarian dari penjara yang paling menyeramkan di Amerika Serikat, Alcatraz. Rencana pelarian disusun sedemikian rumit termasuk didalamnya pembuatan boneka yang bernama “Oink” dan “Oscar” untuk mengelabui sipir penjara, penyediaan makanan darurat, rakit yang terbuat dari lebih dari puluhan jas hujan yang sebagian didapat dari donasi rekan-rekan napi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=584&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namanya Frank Lee Morris, sosok yang menjadi legenda pelarian dari penjara yang paling menyeramkan di Amerika Serikat, Alcatraz.</p>
<p>Rencana pelarian disusun sedemikian rumit termasuk didalamnya pembuatan boneka yang bernama “Oink” dan “Oscar” untuk mengelabui sipir penjara, penyediaan makanan darurat, rakit yang terbuat dari lebih dari puluhan jas hujan yang sebagian didapat dari donasi rekan-rekan napi dan sebagian lain hasil curian.</p>
<p>Mei 1962, Moris (No register Alcatraz # 1441) dan rekannya John William Anglins (No. register Alcatraz # 1476) mulai membuat lubang ukuran enam kali sembilan inci di langit-langit kamar penjara dengan alat hasil curian dan kemudian dimodifikasi. Mereka bekerja bergantian, satu orang membuat lubang sedangkan yang lain mengamati kehadiran sipir penjara.</p>
<p>Suatu malam tanggal 11 Juni 1962, atap berhasil dijebol. Malam itu juga mereka melarikan diri dengan sukses dari Alcatraz, setelah menyeberangi laut yang dingin yang konon manusia hanya bisa bertahan selama 20 menit saja.</p>
<p>True story ini menginspirasi sutradara Don Siegel untuk membuat film bergender thriller “Escape from Alcatraz” yang dibintangi oleh Client Eswood pada tahun 1979. Film ini dinominasikan menjadi salah satu The Best Film pada tahun 1979 yang meraup $ 43 juta dari bioskop-bioskop di Amerika dan $ 21 juta dari rental.</p>
<p>Berbeda dengan cerita di atas. Di Indonesia napi tidak perlu bekerja keras untuk dapat melarikan diri dari penjara. Gayus Tambunan, tahanan di rumah tahanan markas Brimob Kelapa Dua dengan sukses naik pesawat terbang komersial Lion Air untuk menonton pertandingan tennis antara petenis dunia Daniela Hantuchova melawan Yanina Wickmayer di Tournament Commonwealth Bank Champion, di Nusa Dua Bali.</p>
<p>Gayus ditemani keluarga dikabarkan menginap dan melepas lelah dari kerutinan penjara yang membosankan di hotel bintang lima Westin Hotel Nusa Dua Bali selama 2 hari.</p>
<p>Kita berharap cerita tentang Gayus terdakwa kasus mafia pajak ini akan menjadi kasus fenomal yang terakhir dalam sejarah hukum di Indonesia berbarengan dengan berakhirnya tahun 2010. Ternyata diawal tahun 2011 terdapat kasus lain yang sungguh membuat Indonesia semakin semarak.</p>
<p>Terakhir adalah  cerita yang menggelitik nurani rakyat Indonesia. terjadi di LP kelas II A Bojonegoro. Kasiem (50 tahun) terpidana kasus penyelewengan pupuk bersubsidi asal Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, digantikan posisinya oleh Karni warga Dusun Kalipang, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, yang katanya rela dibayar Rp 10 juta untuk menggantikan Kasiem meringkuk dipenjara. Tentu saja, Kasiem sang terpidana yang menikmati hidup bebas diluar penjara.</p>
<p>Hukum seharusnya menjadi wakil Tuhan dimuka bumi. Tetapi di Indonesia, kita mentertawakan hukum, walaupun hati kita menangis.</p>
<p>(……….kelihatannya kita masih akan menunggu cerita pelarian dari penjara yang fenomenal yang tidak terjadi dinegara lain, cerita  yang hanya terjadi di Indonesia…&#8230;.)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/584/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=584&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2011/01/04/escape-from-alcatraz-kisah-sukses-pelarian-dari-penjara-alcatraz-bagaimana-dengan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EMPATI…</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2010/11/03/empati%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2010/11/03/empati%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 04:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[﻿﻿﻿Empati bukan hanya sekedar pilihan, bahkan sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menjelaskannya. Empati bukan berarti ketika rakyat di beberapa daerah ditimpa bencana dahsyat, kemudian sebagian anggota wakil rakyat &#8220;membutakan mata hatinya&#8221; dengan tidak dapat menunda rencana “studi banding” ke Itali. Empati juga bukan berarti ketika rakyat Mentawai yang tengah menderita didera bencana tsunami, kemudian seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=579&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>﻿﻿﻿Empati bukan hanya sekedar pilihan, bahkan sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menjelaskannya. Empati bukan berarti ketika rakyat di beberapa daerah ditimpa bencana dahsyat, kemudian sebagian anggota wakil rakyat &#8220;membutakan mata hatinya&#8221; dengan tidak dapat menunda rencana “studi banding” ke Itali.</p>
<p>Empati juga bukan berarti ketika rakyat Mentawai yang tengah menderita didera bencana tsunami, kemudian seorang ketua wakil rakyat menyalahkan rakyat karena kebetulan telah berdomisili secara turun temurun dipulau tersebut. Seolah-olah penduduk korban bencana tsunami di Mentawai adalah aib (dan harus dipersalahkan).</p>
<p>Empati itu sebenarnya adalah kesadaran untuk &#8220;menyelami&#8221; penderitaan rakyatnya yang dibangun oleh kearifan  seperti yang ditunjukkan oleh presiden Cile, Sebastian Pinera. Selama 69 hari secara total dan konsisten terus menerus mengupayakan penyelamatan 33 pekerja tambang emas dan tembaga yang terjebak dikedalaman 700 meter di  San José di dekat kota Copiapo di wilayah gurun Atacama di utara Cile. Akhirnya, memberikan hasil yang membahagiakan bagi seluruh bangsa Cile. Seluruh pekerja berhasil diselamatkan dalam suatu operasi penyelamatan yang paling rumit dan paling lama di dunia pertambangan. (Presiden Cile sengaja menunda kunjungannya ke Eropa untuk menunggu proses penyelamatan).</p>
<p>Di seluruh dunia, konstitusi negara dipastikan mengamanatkan perlindungan dan penyelamatan rakyatnya. Rakyat wajib dilindungi oleh negara. Seorang pemimpin negara wajib mengusahakan penyelamatan nyawa rakyatnya.</p>
<p>Kualitas (empati) seorang pemimpin negara bisa dilihat dari upaya penyelamatan tersebut. Apakah bertindak seperti Presiden Chili yang secara konsisten terlibat didalam upaya penyelamatan, atau hanya sekedar menjenguk dan  menginstruksikan pembantu-pembantunya untuk menangani bencana kemudian kembali meninggalkan rakyat yang sedang dirundung duka untuk suatu pertemuan di luar negeri ?</p>
<p>Sekali lagi empati bukan suatu hal yang sulit dilakukan, tetapi di Republik yang tercinta ini, empati merupakan barang yang sangat mahal bagi rakyat yang sedang ditimpa bencana&#8230;.<span id="mce_marker"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:&quot;">*****</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:&quot;">Mengenang bencana Wasior, Merapi dan Mentawai</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/579/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/579/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=579&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2010/11/03/empati%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TRIBUTE TO MBAH MARIDJAN</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2010/10/27/tribute-to-mbah-maridjan/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2010/10/27/tribute-to-mbah-maridjan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 03:44:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=576</guid>
		<description><![CDATA[Sosok sederhana dengan peci-nya yang khas tetapi mengemban tugas berat dari  Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai juru kunci gunung berapi teraktif di dunia, itulah R. Ng. Surakso Hargo atau lebih dikenal sebagai Mbah Maridjan. Ketika Merapi  ditingkatkan statusnya dari Waspada ke Awas, Mbah Maridjan tetap bertahan di rumahnya dilereng Merapi di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=576&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sosok sederhana dengan peci-nya yang khas tetapi mengemban tugas berat dari  Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai juru kunci gunung berapi teraktif di dunia, itulah R. Ng. Surakso Hargo atau lebih dikenal sebagai Mbah Maridjan.</p>
<p>Ketika Merapi  ditingkatkan statusnya dari Waspada ke Awas, Mbah Maridjan tetap bertahan di rumahnya dilereng Merapi di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, yang hanya berjarak 5 km dari puncak Merapi. Namun Mbah Maridjan meminta masyarakat di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III  untuk segera mengungsi. “Silahkan warga mengungsi ke barak-barak yang sudah disiapkan pemerintah. “Kulo pun krasan ten mriki, wis ra mungkin neng ngendi-ngendi”, katanya.</p>
<p>Menurut kantor berita Antara, Mbah Maridjan berpesan agar warga yang tinggal di lereng gunung itu mengungsi seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta. “Sebaiknya masyarakat lereng Merapi mengikuti saran pemerintah, “katanya, Senin (25/10). Dalam kesempatan itu, Mbah Maridjan mengimbau warga untuk selalu memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberikan keselamatan. Kalaupun Merapi meletus, ia berharap semua dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Mbah Maridjan bukan orang sakti seperti yang banyak dikabarkan orang. Ketika ditanya tentang kemungkinan Merapi meletus, Mbah Maridjan mengatakan (Okezone.com, 26/10) :” Saya kan tidak memiliki alat-alat seismograf seperti milik Badan Vulkanologi. Saya tak kuasa, yang kuasa itu Gusti Allah”.</p>
<p>Ketika Merapi benar-benar meletus dengan melontarkan wedus gembel setinggi 1.5 km pada hari Selasa jam 17.02, semua menjadi jelas dan terjawab : bahwa yang kuasa itu Gusti Allah. Menurut para relawan yang di kutip Tempointeraktif.com (26/10) : usai maghrib, mereka melihat ada warna merah menyala di puncak Merapi yang mengarah ke selatan. Guguran lava itu tepat mengarah tempat tinggal Mbah Maridjan, yakni di Dusun Kinahrejo. Lokasi dusun tersebut berada dalam kawasan rawan bencana III atau 5 kilometer dari puncak Merapi.</p>
<p>Mbah Maridjan ditemukan Tim SAR Yogyakarta sekitar pukul 05.00 WIB di dapur rumahnya. Dia ditemukan dalam posisi sujud. Tim SAR mengenali jasad Mbah Maridjan dari batik, sarung, dan kopiah yang dikenakan (Detiknews, 27/10).</p>
<p>Kearifan dan komitmen. Manusia adalah mahluk lemah yang hanya bisa berdoa dan berharap kepada Tuhan telah memberi dasar komitmen  yang kuat bagi Mbah Marijan  untuk tetap setia mengabdi “menjaga” Merapi hingga akhir hayatnya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>27 OKTOBER 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/576/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/576/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=576&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2010/10/27/tribute-to-mbah-maridjan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kematian</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2010/09/29/kematian/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2010/09/29/kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 16:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[Ketika seorang sahabat meninggalkan kita untuk menghadap Sang Khalik, kita seolah terkejut. Begitu cepat dan tidak terduga ! Kematian memang tidak pernah terduga. Hari ini sahabat kita, besok atau minggu depan atau bulan depan mungkin satu diantara kita yang akan menghadap Sang Pencipta. Kita memang tidak pernah menduga. Kita selalu lupa bahwa setelah kehidupan pasti ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=573&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika seorang sahabat meninggalkan kita untuk menghadap Sang Khalik, kita seolah terkejut. Begitu cepat dan tidak terduga !</p>
<p>Kematian memang tidak pernah terduga. Hari ini sahabat kita, besok atau minggu depan atau bulan depan mungkin satu diantara kita yang akan menghadap Sang Pencipta. Kita memang tidak pernah menduga.</p>
<p>Kita selalu lupa bahwa setelah kehidupan pasti ada kematian. Kehidupan tidak abadi. Selalu ada akhir kehidupan yaitu kematian. Dan kita terlena.</p>
<p>Kita tertipu dan terpedaya oleh dahsyatnya magis kehidupan dunia. Kita &#8220;diikat&#8221; oleh semacam &#8220;kewajiban&#8221; untuk bergelut dengan hiruk pikuk nya dunia. Kemudian kita lupa akan kematian. </p>
<p>Ketika kematian akhirnya datang mengetuk jiwa, kita tercekat : begitu cepat !</p>
<p>Berita tentang kematian membuat waktu seolah berhenti sesaat.  Sudah siapkah kita menghadapinya ? Sebelum terjawab, kita sudah tertarik kedalam pusaran gemerlapnya dunia.</p>
<p>Kita selalu melupakan bahwa kematian itu akan datang begitu cepat  !</p>
<p>******</p>
<p>(Mengenang sahabat-sahabat yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta)</p>
<p>29 September 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/573/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=573&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2010/09/29/kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WORLD CUP AFRIKA SELATAN, SEBUAH IRONI</title>
		<link>http://dimastidano.wordpress.com/2010/06/16/world-cup-afrika-selatan-sebuah-ironi/</link>
		<comments>http://dimastidano.wordpress.com/2010/06/16/world-cup-afrika-selatan-sebuah-ironi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 20:12:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dimasti Dano</dc:creator>
				<category><![CDATA[HANYA SATU KOLOM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimastidano.wordpress.com/?p=559</guid>
		<description><![CDATA[Soweto 16 Juni, 34 tahun yang lalu. Ribuan pelajar kulit hitam  yang melakukan long march damai dari sekolah-sekolah menuju sebuah stadion &#8211; yang memprotes kebijakan pendidikan rejim apartheid, harus berhadapan dengan polisi yang memblokir jalan-jalan dikota itu. Kerusuhan pun pecah. Polisi menembaki para pelajar yang tidak bersenjata dengan brutal. Korban pun berjatuhan. Kantor berita  Reuter mencatat pada hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=559&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Soweto 16 Juni, 34 tahun yang lalu. Ribuan pelajar kulit hitam  yang melakukan long march damai dari sekolah-sekolah menuju sebuah stadion &#8211; yang memprotes kebijakan pendidikan rejim apartheid, harus berhadapan dengan polisi yang memblokir jalan-jalan dikota itu.</p>
<p>Kerusuhan pun pecah. Polisi menembaki para pelajar yang tidak bersenjata dengan brutal. Korban pun berjatuhan. Kantor berita  Reuter mencatat pada hari itu lebih dari 500 orang menemui ajal, sedangkan ribuan lainnya mengalami luka-luka.</p>
<p>Sejarah kelam biasanya sulit dilupakan. Tapi sekarang 16 Juni 2010, hampir sepekan penyelenggaraan Piala Dunia di Afrika Selatan, orang-orang mungkin terlena ditengah keriuhan pesta sepak bola sejagat.  </p>
<p>Tapi apakah ini benar-benar sebuah pesta ?</p>
<p>Mega proyek Piala Dunia di Afrika Selatan berlangsung saat krisis ekonomi melanda dunia. Pemerintah Afrika Selatan menghabiskan lebih dari US$5 miliar (jumlah biaya sebenarnya sampai sekarang tidak jelas) untuk mengembangkan jalan, Bus Rapid Transit (BRT), bandar udara, dan infrastruktur kelas dunia lainnya untuk mengakomodasi ribuan pendukung sepak bola mancanegara.</p>
<p>Ironis dengan kenyataan yang terjadi, sekitar 50 % penduduk Afrika Selatan hidup dibawah garis kemiskinan. Tingkat pengangguran mencapai 39 % (tahun 2009) dan sekitar seperempat bagian dari total penduduk 49,32 juta hidup dari santunan sosial negara. Dibidang pendidikan hanya 7 %  sekolah-sekolah yang memiliki perpustakaan. </p>
<p>Penduduk Afrika Selatan sendiri banyak yang mempertanyakan kebijakan membangun stadion baru, sementara banyak diantara warganya yang tidak memiliki rumah.  Dilain pihak, untuk mensukseskan Piala Dunia, pemerintah Afrika Selatan menggusur pemukiman kumuh, menggusur pedagang asongan dan menggusur &#8220;orang-orang yang tidak diinginkan&#8221; lainnya. Di kota Cape Town, pemerintah membuat Temporary Relocation Area sebanyak 1300 unit &#8220;rumah&#8221; ukuran 3 x 6m beratap seng untuk dijejalkan orang-orang miskin, karena rumah-rumah kumuh mereka terlalu dekat dengan lokasi event Piala Dunia.</p>
<p>The Wall Street Journal edisi 9 Juni 2010 menulis : di bukit-bukit Soweto  sebelah selatan Johanesburg, terlihat pemandangan lautan rumah kardus. Jalan-jalan yang kotor, toilet berada diluar rumah,  sedangkan penerangan berasal dari cahaya lampu pengatur lalulintas.</p>
<p>&#8220;Seburuk-buruknya pemerintah apartheid, selalu ada pekerjaan — orang tahu kemana harus pergi untuk bekerja,&#8221; kata Maureen Mnisi, jurubicara Landless People&#8217;s Movement di Soweto, sebuah LSM yang bergerak dalam memperjuangkan penyediaan rumah dan tanah untuk orang miskin.</p>
<p>&#8220;Dulu, kami adalah korban apartheid. Tetapi sekarang kami adalah korban demokrasi&#8221;,  kata seorang penduduk Soweto. &#8220;Ini hanya perbedaan istilah saja.&#8221;</p>
<p>Selama mega proyek Piala Dunia berlangsung, protest terhadap pemerintah yang digerakkan oleh lsm juga tidak pernah berhenti.</p>
<p>Setelah pesta World Cup usai, belajar dari krisis finansial yang melanda Yunani sebagai akibat menanggung hutang ketika menjadi tuan rumah Olimpiade 2004, diperkirakan Afrika Selatan akan mengalami hal yang sama. Dengan hutang luar negeri sebesar US $ 80 milyar (tiga kali lipat saat Mandela menjadi presiden), diperkirakan krisis ekonomi yang menyebabkan krisis politik akan mengancam Afrika Selatan.</p>
<p>*****</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimastidano.wordpress.com/559/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimastidano.wordpress.com/559/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimastidano.wordpress.com&amp;blog=1181042&amp;post=559&amp;subd=dimastidano&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimastidano.wordpress.com/2010/06/16/world-cup-afrika-selatan-sebuah-ironi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b92810e1cf47958f81dab77397a1357?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimastidano</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
