PREDIKSI HARGA TBS KELAPA SAWIT UNTUK TAHUN 2013


Bagi pemilik perkebunan kelapa sawit, periode akhir tahun ini adalah waktu tersibuk dalam menyusun budget untuk 2013 dan yang pada akhirnya menghitung prediksi pendapatan.

Tapi untuk menghitung pendapatan, pemilik perkebunan harus mempunyai prediksi harga jual TBS  pada tahun 2013, sementara pemerintah dan pihak asosiasi sampai saat ini (13 November 2012) belum dapat me-release harga jual tersebut. Harga jual TBS sangat dipengaruhi oleh harga jual CPO.

Seperti yang dikutip media online, Inilah.com, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joefly Bachroeny mengatakan dengan kondisi krisis global, khususnya Eropa yang belum pulih saat ini, sangat sulit untuk memprediksi harga CPO ke depan.

“Kita sulit memprediksi apakah harga CPO ini bisa pulih seperti semula, yang bisa mencapai US$1.000 per ton atau US$700 atau US$800 atau bahkan malah di bawah itu,” ujarnya dalam acara jumpa pers menjelang penyelenggarakan konferensi sawit internasional ke-8 (IPOC/Indonesian Palm Oil Conference and 2013 Price Outlook) di Jakarta, Jumat (9/11/2012).

Volatilitas Harga

Beruntung World Bank me-release data prediksi jangka panjang harga CPO hingga tahun 2025.  Data tersebut secara straight line menunjukkan penurunan harga CPO dari 970 pada tahun 2013 hingga 800 pada tahun 2025. Prediksi ini mungkin debatable, karena secara history harga komoditas ini sebenarnya sangat fluktuatif.

Teori lain mengatakan bahwa minyak kelapa sawit bersifat subtitusi dengan komoditas vegetable oil lainnya.  USDA melaporkan bahwa untuk tahun 2012/2013 produksi vegetable oil dunia dari komoditas minyak kelapa sawit mencapai 33,3 % sedangkan minyak kedelai mencapai 27,6 % sehingga total mencapai 60,9 %. Walaupun demikian ternyata data historis 30 tahunan, harga minyak kelapa sawit tidak dipengaruhi oleh harga minyak kedelai.

Yang jelas penurunan harga minyak kelapa sawit pada tahun-tahun ini disebabkan oleh pengaruh meningkatnya sisi suplay dan yang paling penting dipengaruhi oleh perekonomian dunia yang memburuk. Oulook Palm Oil Price Malaysia untuk tahun 2013, menunjukkan pengaruh ekonomi dunia pada prediksi harga minyak kelapa sawit Malaysia. Dengan asumsi bahwa ekonomi dunia baru akan membaik pada semester kedua tahun 2013, trend harga minyak kelapa sawit Malaysia baru akan stabil pada semester kedua.

Data Malaysia Palm Oil Board, menunjukkan bahwa pada September 2012 cadangan CPO Malaysia naik 17 % mencapai level tertinggi sepanjang sejarah   yaitu 2,48 juta ton. Hal ini disebabkan karena tingkat produksi CPO meningkat 20% ke rekor tertinggi menjadi 2 juta ton.  Melemahnya harga CPO pada tahun 2013, menyebabkan Pemerintah Malaysia memotong bea ekspor CPO dari 23 % menjadi 8 – 10 % pada 1 Januari 2013.

Tren Harga  TBS di Indonesia

Harga TBS di Indonesia dipengaruhi beberapa hal, diantaranya :

1.  Harga TBS pada semester pertama cenderung lebih tinggi daripada harga TBS pada semester kedua.

2.  Untuk Propinsi yang memiliki Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas terbatas sehingga tidak mampu menampung hasil panen, maka harga TBS akan cenderung lebih rendah. Seperti yang di kemukakan Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Anizar Simanjuntak – dikutip Okezone.com 13 Nopember 2012,  pada kasus di Sumatera Utara, Anizar menyebutkan, penurunan harga TBS yang terjadi saat ini merupakan kondisi yang tidak terelakkan.

Saat ini produksi cukup banyak pasca panen raya sawit. Sementara ketersediaan PKS sangat minim. Sehingga dibandingkan harus membusuk, petani lebih memilih menjual dengan harga murah.

“Kita punya sekira 1,1 juta hektare (ha) kebun kelapa sawit di Sumut. Seharusnya setiap 8 ribu ha tersedia Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Tapi faktanya, ada kebun sawit yang berpuluh ribu ha tapi di daerah tersebut tidak memiliki PKS, sementara di daerah lain yang terbilang tidak cukup luas, PKS-nya justru melebihi kebutuhan. Sementara PKS yang dikelola secara mandiri oleh petani, keberadaannya belum memadai, sehingga tidak maksimal. Sehingga kita sebagai petani tak memiliki pilihan lain. Makanya kita butuh peran pemerintah untuk memberikan pilihan itu. Membatasi harga terendah TBS konkretnya,” tandasnya.

Hal ini berlaku untuk Propinsi Lampung, seperti yang dikutip Bisnis Jabar, 13 Nopember 2012,  bahwa dalam sekitar dua pekan terakhir harga TBS kelapa sawit di beberapa sentra perkebunan sawit di Lampung Tengah anjlok dari Rp1.300 menjadi hanya sekitar Rp700/Kg, akibatnya merugikan para petani setempat.

“Kami sangat khawatir, setelah buah sawit dipanen dan diangkut ke pabrik lalu ditolak, karena saya dengar sejak harga sawit anjlok terjadi antrean panjang truk yang akan mengangkut TBS (tandan buah segar) ke pabrik pengolahan kelapa sawit,” kata petani Desa Kotabatu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Suwarno (42) di Kotabatu, Kamis.

Ajloknya harga TBS itu antara lain karena saat ini hasil panen petani melimpah, buah membanjir, sehingga pihak pabrikan kewalahan menampung produksi dari petani tersebut.

Harga  TBS Kelapa Sawit  untuk Tahun 2013

Sebagai panduan, maka prediksi harga TBS kelapa sawit pada tahun 2013 adalah sbb (diluar ketentuan dasar seperti harga TBS berdasarkan usia pohon dan kualitas buah ) :

1. Harga TBS 2013 lebih rendah dari pada harga tahun 2012.

2. Harga TBS tahun 2013 pada semester ke satu cenderung lebih tinggi dari harga semester ke dua.

3. Untuk Propinsi Lampung, harga jual TBS bisa lebih rendah lagi mengingat keterbatasan kapasitas pabrik, sehingga petani cenderung menjual murah daripada menahannya dengan resiko buah membusuk di pohon.

4. Trend bulanan harga TBS pada tahun 2012 bisa menjadi patokan untuk menentukan harga bulanan tahun 2013.

—————————————-

Terbanggi Besar Nopember 2012

About these ads

10 Komentar

  1. i putu arie said,

    November 19, 2012 at 11:57 pm

    harusnya pemerintah menproramkan ukm pengolahan TBS menjadi cpo sehingga tidak tergantung pada PKS yang ada yang jumlahnya terbatas tidak seimbang dengan luas areal.
    dengan adanyau pengolahan CPO secara swadaya oleh masyarakat akan meningkatkan nilai tambah petani

  2. raslim said,

    Desember 14, 2012 at 11:13 pm

    perlu adanya pelatihan kepada petani sawit untuk pengolahan CPO secara swadaya agar kekurangan PKS bukan menjadi salah satu turunnya harga TBS sawit.

  3. budi said,

    Desember 22, 2012 at 12:10 pm

    kalau sawit langsung di olah petani secara swadaya menjadi CPO
    saya sangat setuju..masalah nya adlh..kalau secara tradisional..kurang efektif..kalau secara modern..petani belum mampu di bidang financial nya..dll..sangat di butuh kan perhatian & bimbingan dari pihak pemerintah..

  4. petani sawit said,

    Desember 29, 2012 at 11:22 am

    akan lebih baik jika petani juga bisa mengolah cpo menjadi produk jadi, bio disel misalnya. sehingga pada saat panen raya petani tidak kelabakan seperti sekarang.

    • Jerry said,

      Januari 12, 2013 at 10:35 pm

      sangat sangat setuju.. mengigat kelangkaan bahan bakar , bio disel wajib di inovasikan untuk pengganti yang nyata. produksi dalam negri pasti jadi kekuatn ekonomi kita… jadi CPO indonesia kita yang mengelola, bukan d ekspor sebanyak”nya

  5. gedion2212 said,

    Februari 4, 2013 at 7:58 pm

    sebaiknya pemerintah harus lebih memperhatikan dan mencari solusi untuk mengatasi pada saat panen raya kelapa sawit…..supaya harga TBS tetap stabil..

  6. ibnu said,

    Februari 14, 2013 at 10:34 pm

    sebaiknya pemerintah segera turun tangan untuk membuat regulasi harga sawit sehingga tidak dimonopoli oleh pihak-pihak yang ingin memperkaya diri sendiri dengan MENGORBANKAN petani

  7. Februari 15, 2013 at 7:15 pm

    kita semua tahu kalo minyak sawit merupakan penghasil devisa negara, juga sumber bio desel yg siap dipakai. ketimbang pemerintah sibuk dg subsidi bbm lah, pajak ekspor lah …mbo pejabat sedikit open untuk peduli terhadap kendala perminyakan sawit ini…monggo amanah rakyat dijaga ya….sbg petani kami sangat menunggu action anda wahai para pejabat…please bantu kendala rakyat….

  8. ronald said,

    Mei 5, 2013 at 6:33 pm

    pak, ada punya data hystorical harga tbs 10 tahun terakhir ??

  9. Andre Putra said,

    Mei 7, 2013 at 10:24 pm

    Harga minyak sawit dipengaruhi oleh produksi TBS di kebun penduduk ataupun kebun milik perusahaan, maka dari itu harga sawit bisa naik dan bisa turun pd level tertentu.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: