MAIN BATTLE TANK LEOPARD 2A6 LAWAN SEIMBANG PT91M ?


Ketika Tentara diraja Malaysia membeli tank berat PT91M (M berarti Malaysia) dari Bumar Labedy Polandia, yang diterima Malaysia dari tahun 2007 – 2009 sebanyak 48 unit (dan 15 unit kendaraan pendukung) seharga US$ 370 juta , maka terjadi ketidak seimbangan kekuatan di matra darat antara Malaysia dan Indonesia.  Tank jenis MBT (Main Battle Tank), PT91 M, ditempatkan pada Rejimen 11 Kor Armor DiRaja (11th Regiment of Royal Armoured Corps) adalah untuk menggantikan tank ringan FV101 Scorpion.

Saat dipamerkan pada Hari Kemerdekaan Malaysia, 31 Agustus 2005 di Kuala Lumpur, maka MBT Tank PT91 M seketika menjadi pusat perhatian pejabat militer di kawasan Asia Tenggara, termasuk pejabat militer Indonesia.

Tank PT91 M,  adalah varian PT91 untuk Malaysia dilengkapi dengan SAGEM Savan-15 fire control system, mesin PZL-Wola S-1000R 1.000 hp powerpack dengan transmisi otomastis Renk/SESM ESM-350 M sehingga tank dapat dipacu hingga kecepatan 70 km/jam.

Persenjataannya meliputi 2A46MS 125 mm buatan ZTS merupakan senjata kanon yang dapat menembakkan proyektil APFSDS (Armour Piercing Fin-Stabilised Discarding Sabot), HEAT (High Explosive Anti Tank) dan HEF (High Explosive Fragmentation), senjata mesin coaxial FNMAG 7,62 mm, dan senjata mesin berat FN Browning M2 HB 12,7 mm. Varian ini disempurnakan dengan Sagem VIGY 15 gyro stabilised panoramic sight optronics, sistem  navigasi SIGMA 30 Laser gyro inertial, sistem stabilisasi turret jenis EADS EPS 72, sistem peringatan PCO SSP-1 Obra-3 yang diintegrasikan dengan peluncur granat asap 81 mm  ZM Dezamet 902A, sistem peringatan  CBRN Pimco Cherdes II, sistem komunikasi : Thales TRC9310 F@stnet, Thales TRC3630-3, Thales SOTAS, serta lapisan pelindung ERAWA 3 Explosive Reactive Armour dan track roda besi Tipe 570P Diehl Remscheid GmbH.

PT91M dilengkapi dengan lapisan pelindung ERAWA 3 Explosive Reactive Armour berarti mampu menahan gempuran proyektil HEAT  (Heat Explosive Anti Tank) tipe low piercing (300-350) – misal dari RPG-7, menahan gempuran proyektil HEAT dan roket tipe 460 – 600 mm) seperti AT-4 – anti tank atau proyektil 125 mm BK-14M HEAT dan mampu menahan gempuran proyektil EFP (Explosive Formed Projetiles)  kaliber 100mm.

Tank Ringan dan Tua Bukan Lawan Main Battle Tank

“Tank-tank Malaysia sudah siap di perbatasan Kalimantan,” kata Panglima Kodam Mulawarman Mayor Jenderal Subekti, seperti yang dikutip Tempo, Selasa, 10 April 2012.

Dia menilai tank tempur Kodam Mulawarman jenis AMX–13 dan panser Sarasin, Saladin, dan Ferret, sudah ketinggalan zaman. “Bila dibandingkan tank Malaysia, seperti mainan saja tank TNI. Dalam kategori strategi militer, tank TNI sudah dianggap tidak ada, saking tuanya,” katanya.

Pada awalnya tank AMX 13 adalah tank ringan dibuat Atelier de Construction Roanne (ARE), tetapi kemudian sejak tahun 1964 diproduksi di Cresot-Loire di Chalon-sur-Saone Perancis. TNI AD, sebagai operator selain memiliki AMX 13/105  yang dilengkapi dengan howitzer kaliber 105 mm yang dapat menembakkan amunisi jenis HE (high Explosive) dan HEAT (High Explisive Anti tank), juga memiliki  AMX 13 Mk-61 versi self propelled gun. . Persenjataan lain yang melengkapi tank ringan AMX 13 adalah senapan mesin kaliber 7,62 mm.

Mesinnya mengusung SOFAM Model 8Gxb 8-cyl. water-cooled petrol 250 hp. Jarak tempuh 400 km dengan kecepatan  60 km per jam

Panser 6 x 6  FV 603 Saracen merupakan panser pengangkut pasukan (Armoured Personal Carrier), memiliki bobot 11 ton. Saracen dibeli dari Inggris dan mulai diproduksi oleh Alvis Vehicles Limited, Coventry, West Midlands, Inggris pada tahun 1952. Saracen hanya dibekali senjata mesin ringan. Satu pada kubah aktif bagian depan dan sebuah lagi di belakang (ring mount). Pilihan senjata adalah senjata mesin ringan browning  berkaliber 7,62 mm.

Panser 6 × 6 FV 601 Saladin juga merupakan produk Avis dari keluarga FV 600 series. Dari pabrikannya, Saladin mengadopsi mesin bensin Rolls Royce B80 MK 6A dengan 8 silinder yang menghasilkan tenaga 170 hp. Dengan mesin tersebut, Saladin mempunyai ecepatan maksimum 72 Km per jam dengan jarak jelajah maksimum 400 Km. Persenjataan yang dimiliki adalah : 1 kanon 76 mm, 1 senjata mesin 7.62mm (coaxial),  1 senjata mesin anti pesawat terbang 7.62mm,  2 x 6 pelontar granat asap. Amunisi yang diangkut : 42 butir (76 mm) dan   2,750 butir  (7.62 mm).

Panser Daimler Ferret 4×4 tipe Mk1/2, diproduksi oleh perusahaan Inggris Daimler, digerakkan oleh mesin Roll Royce B60 silinder berbahan  bakar bensin,  kecepatan maksimal 93 km/jam dengan daya jelajah 310 km. Panser Ferret tipe Mk1/2 dikenal sebagai Ferret scout car dibekali dengan senjata mesin tunggal 7,62 mm dan dilengkapi dengan enam peluncur granat.

Melihat performa tank ringan AMX 13, panser FV 603 Saracen, FV 601 Saladin dan Daimler Ferret Mk 1/2  yang dimiliki TNI AD, terlihat bukan tandingan Main Battle Tank PT91 M milik Malaysia yang dilengkapi dengan seabreg senjata kelas berat dan dilapisi kulit tebal sekelas ERAWA 3. Bila terjadi pertempuran, tank ringan dan panser akan menjadi sasaran empuk MBT PT91 M Malaysia. “Seperti hanya mainan saja tank TNI….” Itu mungkin ungkapan yang tepat seperti yang dilontarkan oleh Panglima Kodam Mulawarman Mayor Jenderal Subekti,

Main Battle Tank Leopard 2A6

Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 adalah pengembangan dari tipe 2A5. Sekarang merupakan salah satu MBT terbaik di dunia. Leopard 2A6 dilaporkan mengungguli MBT M1A2 Abrams, Chalenger2 dan Leclerc pada bagian proteksi, persenjataan dan mobilitas. Leopard 2A6 dan variannya sekarang ini bertugas diberbagai negara seperti Jerman, Canada, Yunani, Belanda, Portugal dan Spayol. Di Asia Tenggara, dimiliki oleh Singapura.

Persenjataan Leopard 2A6 biasanya senjata Rheinmetall 120 mm L55 buatan Rheinmetall Waffe Munition of Ratingen, Germany, yang lebih akurat dan jangkauan tembak lebih jauh bila dibandingkan tipe L44 yang dipasang pada Leopard 2A5.  Amunisinya compatible dengan amunisi 120 mm standard NATO. Amunisi terdiri dari APFSDS-T anti tank dan HEAT-MP-T multipurpose.

Persenjataan lain adalah dua buah senjata mesin 7,62 mm. Awaknya terdiri dari 4 orang, yaitu seorang komandan, gunner,  loader dan pengemudi. Untuk komandan dilengkapi dengan periskop independen PERI-R 17 A2 dari Rheimetall Defence Electionics  dan Zeiss Optronik. PERI-R 17 A2 adalah periskop bertipe stabilised panoramic periscop untuk obserbasi siang dan malam dan juga identifikasi sasaran yang dapat diputar 360 derajat. Keistimewaan lainnya adalah gambar termal yang ditangkap oleh periskop komandan dapat ditampilkan dilayar monitor.

Gunner dilengkapi dengan peralatan dari Rheinmetall Defence Electronics EMES 15, yang berfungsi sebagai dual magnification stabilised primary sight. Primary sight dihasilkan oleh laser pencari jejak dari Neodinium Yttrium Aluminium Garnet (Nd:YAG) dan Zeiss Optonik yang menangkap jejak panas, model WBG-X, yang kemudian di link ke komputer.

Sasaran kemudian ditampilkan dalam bentuk tiga data dalam empat detik. Data kemudian ditransmisikan ke komputer dan kemudian dihitung algoritma jarak tembak. Maksimum jarak tembak adalah 10.000 meter dengan akurasi 20 m.

Ruang pengemudi dilengkapi dengan tiga periskop observasi. Ruang sebelah kiri pengemudi digunakan untuk amunisi.  Kamera dengan posisi pandang 65 derajat horizontal dan vertikal berada dibagian depan dan sebuah monitor televisi disediakan untuk membantu tugas pengemudi.

Mesin yang dicangkokkan adalah MTU MB-837 Ka501 turbocharged diesel yang menghsilkan tenaga 1500 tenaga kuda. Mesin diesel MTU MB-873, menggunakan sistem gear dan rem Renk HSWL 354.  Versi lainnya adalah mesin diesel MTU MT883 dari EuroPowerPack yang menghasilkan tenaga 1650 tenaga kuda.

Leopard tipe 2 dilengkapi dengan sistem navigasi darat produksi dari LITEF Bonn Jerman, yang merupakan subdiary dari Northrop Grumman Amerika Serikat. Merupakan sistem navigasi hibrid yang merupakan kombinasi dari sistem GPS (Global Positioning System dengan sistem navigasi inersia.

Leopard tipe 2A6 dilapisi oleh lapisan pelindung komposit generasi ketiga, berkat sistem pelindungnya, turret dapat menahan energi kinetik 920 -940 RHAe (Roll Homogeneous Armor Equivalent), bagian kaca menahan energi kinetik 620 RHAe,  bagian depan bawah tank menahan energi kinetik 620 RHAe.

PERBATASAN KALIMANTAN SEBELAH UTARA

Panglima Kodam Mulawarman Mayor Jenderal Subekti mengatakan pembentukan batalyon Leopard juga dilakukan Kodam Tanjungpura yang membawahi wilayah Kalimantan Barat dan Tengah. Seperti halnya Kodam Mulawarman membawahi Kaltim dan Kalsel.

“5 Oktober 2012 nanti, akan ada 22 tank Leopard yang bakal menjaga perbatasan Kaltim dengan Malaysia tepatnya di Kabupaten Bulungan, Kaltim,” kata Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subekti usai kunjungan ke kantor DPRD Balikpapan, Senin malam (26/3/2012).

Selain diperkuat dengan MBT Leopard, seperti yang dilaporkan Detik.com,  TNI AD mendapatkan alokasi khusus dari pemerintah untuk belanja alat utama sistem persenjataan (Alutsista) sebesar Rp 14 Triliun berupa  delapan unit helicopter serang Apache.

Rencana penempatan MBT Leopard TNI AD merupakan strategi untuk menyeimbangkan kekuatan dalam menghadapi digelarnya MBT PT91 M Malaysia disepanjang garis perbatasan di Kalimantan antara RI dan Malaysia.

Secara tidak langsung berarti  gelanggang duel tank berat sudah ditakdirkan berada di bumi Kalimantan. TNI AD sudah seharusnya melakukan persiapan melalui pemetaan wilayah, pembuatan prasaran dan sarana untuk memudahkan mobilisasi unit tank Leopard.  Selain itu mempersiapkan tentara infanteri dan persenjataan alteleri untuk mendukung pertempuran digaris perbatasan.

Beruntung TNI AD akan didukung oleh pengadaan heli serang Apache yang dilengkapi dengan kanon 30 mm dan biasanya dilengkapi dengan peluru kendali anti tank AGM 114 Hellfire. Menilik persenjataan yang dibopong oleh Apache, maka fungsi utama heli serang Apache diarahkan untuk melumpuhkan unit-unit kendaraan lapis baja musuh, selain menghacurkan perkubuan dan tentara dengan kanon 30 mm.

———————-

18 Agustus 2012

7 Komentar

  1. Ayla Grafika said,

    Agustus 22, 2012 at 10:03 pm

    Mudah-mudahan kehadiran MBT Leopard 2A6 di bumi pertiwi menambah kewibawaan TNI AD khususnya dalam menjaga NKRI, selamat Tank Leopard ditunggu kehadiran di bumi Indonesia

  2. joe said,

    November 17, 2012 at 10:06 pm

    sipppp dahhhhhhhhhhhh tingkatkan terus……
    sukhoinya di tambain lgi jg yaaaaaa
    biar g di remehin malasial terusssssssssss

  3. Desember 11, 2012 at 1:59 pm

    TANK LEOPARD TANK MOSTER BESAR PANJANG
    DAN TANK 91m tank BONEKA SI UNYIL

  4. Cinta indonesia. said,

    Februari 27, 2013 at 10:33 am

    yang jelas leopard 2A6 ,bukan tandingan PT91M. Viva ABRI jaga terus ibu pertiwi ,jangan ada sejengkal tanah pun yang kembali hilang akibat kekuatan kita dipandang sebelah mata, terus perbaharui alutista agar wibawa bangsa kita yang pernah ditakuti dibelahan bumi selatan diera tahun 60 an akan kita raih kembali

  5. Ican said,

    Mei 30, 2013 at 8:03 pm

    Sekalian anoa kanonnya….
    Biar tambah gahar….

  6. HERO said,

    September 24, 2013 at 12:06 pm

    Malaysia sendiri yang memulai menggelar tank MBT PT91M di Kalimantan, jadi tidak salah kalau TNI AD juga menggelar tank MBT jenis Leopard 2A6 untuk mengimbanginya. Sekarang Malaysia tidak perlu merasa hebat di perbatasan dengan Indonesia, dan secara teknologi PT91M masih dibawah Leopard 2A6

  7. krauss maffei said,

    Oktober 30, 2013 at 10:27 pm

    Bakalan ada 104 leopard 2 tank
    yang revo 64
    yang 2a4 40


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: