EMPATI…

Empati bukan hanya sekedar pilihan, bahkan sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menjelaskannya. Empati bukan berarti ketika rakyat di beberapa daerah ditimpa bencana dahsyat, kemudian sebagian anggota wakil rakyat “membutakan mata hatinya” dengan tidak dapat menunda rencana “studi banding” ke Itali.

Empati juga bukan berarti ketika rakyat Mentawai yang tengah menderita didera bencana tsunami, kemudian seorang ketua wakil rakyat menyalahkan rakyat karena kebetulan telah berdomisili secara turun temurun dipulau tersebut. Seolah-olah penduduk korban bencana tsunami di Mentawai adalah aib (dan harus dipersalahkan).

Empati itu sebenarnya adalah kesadaran untuk “menyelami” penderitaan rakyatnya yang dibangun oleh kearifan  seperti yang ditunjukkan oleh presiden Cile, Sebastian Pinera. Selama 69 hari secara total dan konsisten terus menerus mengupayakan penyelamatan 33 pekerja tambang emas dan tembaga yang terjebak dikedalaman 700 meter di  San José di dekat kota Copiapo di wilayah gurun Atacama di utara Cile. Akhirnya, memberikan hasil yang membahagiakan bagi seluruh bangsa Cile. Seluruh pekerja berhasil diselamatkan dalam suatu operasi penyelamatan yang paling rumit dan paling lama di dunia pertambangan. (Presiden Cile sengaja menunda kunjungannya ke Eropa untuk menunggu proses penyelamatan).

Di seluruh dunia, konstitusi negara dipastikan mengamanatkan perlindungan dan penyelamatan rakyatnya. Rakyat wajib dilindungi oleh negara. Seorang pemimpin negara wajib mengusahakan penyelamatan nyawa rakyatnya.

Kualitas (empati) seorang pemimpin negara bisa dilihat dari upaya penyelamatan tersebut. Apakah bertindak seperti Presiden Chili yang secara konsisten terlibat didalam upaya penyelamatan, atau hanya sekedar menjenguk dan  menginstruksikan pembantu-pembantunya untuk menangani bencana kemudian kembali meninggalkan rakyat yang sedang dirundung duka untuk suatu pertemuan di luar negeri ?

Sekali lagi empati bukan suatu hal yang sulit dilakukan, tetapi di Republik yang tercinta ini, empati merupakan barang yang sangat mahal bagi rakyat yang sedang ditimpa bencana…. 

*****

Mengenang bencana Wasior, Merapi dan Mentawai

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.