Ketika seorang sahabat meninggalkan kita untuk menghadap Sang Khalik, kita seolah terkejut. Begitu cepat dan tidak terduga !
Kematian memang tidak pernah terduga. Hari ini sahabat kita, besok atau minggu depan atau bulan depan mungkin satu diantara kita yang akan menghadap Sang Pencipta. Kita memang tidak pernah menduga.
Kita selalu lupa bahwa setelah kehidupan pasti ada kematian. Kehidupan tidak abadi. Selalu ada akhir kehidupan yaitu kematian. Dan kita terlena.
Kita tertipu dan terpedaya oleh dahsyatnya magis kehidupan dunia. Kita “diikat” oleh semacam “kewajiban” untuk bergelut dengan hiruk pikuk nya dunia. Kemudian kita lupa akan kematian.
Ketika kematian akhirnya datang mengetuk jiwa, kita tercekat : begitu cepat !
Berita tentang kematian membuat waktu seolah berhenti sesaat. Sudah siapkah kita menghadapinya ? Sebelum terjawab, kita sudah tertarik kedalam pusaran gemerlapnya dunia.
Kita selalu melupakan bahwa kematian itu akan datang begitu cepat !
******
(Mengenang sahabat-sahabat yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta)
29 September 2010
andrey berkata,
Oktober 1, 2010 pada 9:39 pm
kematian, satu kata yang ditakuti oleh banyak orang, bahkan mampu lebih menakutkan dari mahluk yg terjelek dan terburuk sekalipun, pertanyaannya kenapa bisa demikian???….bukankah yang harus ditakuti itu adalah kehidupan, bukan kematian…sebab kehidupan akan menentukan di kehidupan selanjutnya setelah melewati proses kematian….